Breaking News

Pedagang wisata kuliner khawatir kehilangan pelanggan setelah mendengar Rencana pemerintah memindahkan lokasi.


purwakarta indopers com.id
Jurnalis Purwakarta - Suasana gelisah tengah dirasakan para pedagang Wisata Kuliner (Wiskul) di Kabupaten Purwakarta. Mereka khawatir kehilangan pelanggan setelah mendengar rencana Pemerintah Kabupaten Purwakarta memindahkan lokasi kegiatan mingguan tersebut dari Jalan KK Singawinata ke Lapangan Purnawarman, Pasar Rebo.

Wiskul, yang resmi beroperasi sejak tahun 2016 atas prakarsa Dedi Mulyadi (saat itu Bupati Purwakarta dan kini Gubernur Jawa Barat), telah menjadi salah satu ikon wisata dan penggerak ekonomi lokal. Kegiatan ini dikenal dengan nama Car Free Night (CFN) dan rutin digelar seminggu sekali untuk menampung pelaku UMKM lintas kecamatan.

Tak hanya menjadi pusat kuliner, Wiskul juga berperan menarik wisatawan luar daerah yang datang ke Purwakarta, terutama karena lokasinya berdekatan dengan Stasiun Purwakarta dan Taman Air Mancur Sri Baduga. Kini, rencana pemindahan membuat pedagang khawatir kehilangan daya tarik tersebut.

Koordinator Paguyuban Wisata Kuliner Purwakarta Istimewa, Rudi Mulyana, menyebut Wiskul telah menjadi destinasi wisata tersendiri. 

Menurutnya, lokasi yang strategis dan mudah diakses menjadi alasan utama Wiskul diminati pengunjung, bahkan saat Air Mancur Sri Baduga sedang tidak beroperasi.

“Wiskul ini sudah menjadi ikon pariwisata Purwakarta. Banyak pengunjung dari luar kota yang datang hanya untuk menikmati suasana dan kulinernya. Kalau dipindah ke lokasi yang jauh dari jalan utama, kami khawatir kunjungan menurun,” ujarnya.

Selain itu, bagi banyak pedagang kecil seperti Karcicih, warga Plered, Wiskul bukan sekadar tempat berjualan, melainkan sumber penghidupan utama.

"Saya seorang janda, wiskul ini bisa menopang kehidupan dan membesarkan anak anak, kalau kehidupan pedagang kecil seperti Kami, hasil dagang hari ini ya buat makan besok hari buat keluarga," ucapnya.

Hal senada diungkapkan pedagang lain, Ria, yang menyebut hasil berjualan di Wiskul setiap akhir pekan cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga selama sepekan.

“Kami hanya mengandalkan berjualan di Wiskul. Kalau dipindah dan sepi pembeli, kami bingung harus bagaimana. Setidaknya kalau tetap di sini, kami sudah tahu kondisi dan punya pelanggan tetap,” kata Ria.

Purwakarta indopers.com.id
Mustopa

Type and hit Enter to search

Close