Indopers/ Pakpak Bharat
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menghadiri Rapat Koordinasi Swasembada Bawang Putih di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu (7/10).
Rapat tersebut membahas langkah Pemprov Sumut yang tengah mengembangkan budidaya bawang putih seluas 9.624 hektare di beberapa kabupaten, termasuk Pakpak Bharat, demi memperkuat kemandirian pangan nasional.
Wakil Gubernur Sumut, H. Surya, B.Sc., menargetkan produktivitas panen basah mencapai 20 ton per hektare. Untuk mencapai target itu, Pemprov Sumut berfokus pada:
1.Jaminan Benih & Pasar: Memastikan ketersediaan benih bermutu serta kepastian penyerapan hasil panen oleh offtaker.
2.Penguatan Petani: Meningkatkan kapasitas penangkar dan kelompok tani lokal.
3.Sinergi Antar-Lembaga: Menguatkan koordinasi antara Pemprov, Pemerintah Kabupaten, dan Kementerian Pertanian.
Di kesempatan yang sama Dirjen Hortikultura Kementan, Muhammad Taufiq Ratule, menambahkan bahwa Sumut dipilih sebagai kawasan strategis nasional karena memiliki potensi agroklimat yang sangat mendukung.
Menanggapi program tersebut, Bupati Franc Bernhard Tumanggor menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung penuh para petani Pakpak Bharat dalam memanfaatkan peluang ini.( IP) Sp)
Social Header