Breaking News

WC RSUD Sintang Rusak Parah, Ketua PROJAMIN Eko Jatmiko: Air Harus Ditampung Pakai Gayung, Ke Mana Anggaran Pemeliharaan....???


SINTANG, KALIMANTAN BARAT - http://indopers.co.id - Fasilitas Water Closet (WC) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ade M. Djoen Sintang dikeluhkan mengalami kerusakan parah.

Keluhan tersebut disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Profesional Jaringan Mitra Negara (PROJAMIN) Kalimantan Barat, Eko Jatmiko.

Eko Jatmiko menghubungi awak media melalui WhatsApp  pada Senin, 28 September 2026, sekitar pukul 07.00 WIB, Saat itu, ia sedang menunggu ibunda tercinta yang menjalani perawatan inap di rumah sakit kebanggaan masyarakat Kabupaten Sintang tersebut.

Untuk buang air kecil atau buang air besar, airnya harus ditampung terlebih dahulu menggunakan centong atau gayung. Jika pihak rumah sakit menyediakan ember atau wadah khusus untuk menampung air, masih masuk akal. Ini hanya centong atau gayung saja yang tersedia, ujar Eko Jatmiko kepada awak media.

Ia menjelaskan, kerusakan tidak hanya terjadi di ruang rawat inap. Kondisi serupa juga ditemukan di sekitar Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan di dekat surau atau musala RSUD.

Di sekitar IGD dan dekat surau kondisinya jorok, berbau, air tidak mengalir, dan mampet. Sepertinya selama ini kerusakan tempat pembuangan air tersebut dibiarkan, tambahnya.

Eko menegaskan bahwa kerusakan yang ia temukan baru sebagian kecil yang terlihat secara langsung.

Itu baru dampak yang terlihat di depan mata. Tidak menutup kemungkinan WC di ruang pasien dan fasilitas lainnya juga mengalami kerusakan yang sama. Harus ada audit menyeluruh. Jangan sampai pasien dan keluarga pasien yang sudah kesulitan karena sakit, ditambah kesulitan lagi akibat fasilitas WC yang tidak manusiawi, tegas Eko.

Ia pun mempertanyakan transparansi anggaran pemeliharaan rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.

Yang menjadi pertanyaan sekarang, ke mana anggaran pemeliharaan fasilitas rumah sakit ini? ujarnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, awak media segera melakukan konfirmasi kepada Direktur RSUD Ade M. Djoen Sintang.

Direktur RSUD Sintang memberikan respons cepat dan santun.

Selamat pagi, Bapak. Siap, Bapak. Sebelumnya, saya mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi di fasilitas RSUD. Kami juga sudah menginventarisasi fasilitas yang rusak yang membutuhkan perbaikan, Bapak. Terima kasih sebelumnya atas saran dan masukan Bapak, jawab Direktur RSUD Sintang.

Menanggapi hal tersebut, awak media menyampaikan komitmen untuk terus melakukan pemantauan sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial.

Kami akan terus membantu Bapak Direktur untuk memantau sebagai fungsi kontrol sosial, demi kenyamanan pelayanan rumah sakit kebanggaan Kabupaten Sintang, balas awak media.

Jawaban tersebut kembali mendapatkan apresiasi dari Direktur RSUD Sintang.

Siap, Bapak. Terima kasih atas perhatian terhadap pelayanan di RSUD Sintang, tutup Direktur.

Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Indopers Kalimantan Barat, Stephanus Suwarjo,  S.Sos., mengapresiasi kerendahan hati dan respons cepat Direktur RSUD Sintang yang mengakui adanya kerusakan serta berkomitmen untuk melakukan perbaikan.

Ini merupakan contoh komunikasi yang baik antara masyarakat, LSM, media, dan pemerintah. Awak media bersama Ketua DPW PROJAMIN Kalbar, Bapak Eko Jatmiko, akan mengawal agar perbaikan benar-benar terealisasi demi kenyamanan pasien dan keluarga pasien, pungkas Stephanus.

Penulis: Stephanus Suwarjo, S.Sos.
Kaperwil http://Indopers.co.id Kalimantan Barat
© Copyright 2026 - INDO PERS