SUMENEP indopers .co.id
BEM-KM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wiraraja menggelar kegiatan Pilar Integrasi Ekonomi di Graha Sumekar Universitas Wiraraja, Kamis (24/9/2026). Mengusung tema “Potensi Pariwisata dan UMKM Kabupaten Sumenep dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah”, kegiatan tersebut diikuti lebih dari 130 peserta yang terdiri dari mahasiswa, pelaku usaha, dan masyarakat.
Kegiatan ini menjadi ruang diskusi yang mempertemukan mahasiswa, akademisi, pelaku UMKM, masyarakat, dan pemerintah untuk membahas potensi serta pengembangan ekonomi daerah. Pembahasan mencakup potensi pariwisata Sumenep, pengembangan UMKM, serta pentingnya sinergi berbagai pihak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wiraraja, Ahmad Ghufroni, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Kabupaten Sumenep memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan untuk mendukung perekonomian daerah. Potensi tersebut tidak hanya berasal dari sektor budaya dan pariwisata, tetapi juga dari wilayah kepulauan yang menjadi bagian dari kekayaan Sumenep.
“Sumenep memiliki daya tarik tersendiri, tidak hanya dari kekayaan budaya dan pariwisatanya, tetapi juga wilayah kepulauan dengan banyak pulau yang menjadi bagian dari kekayaan daerah. Potensi tersebut menjadi peluang yang dapat terus dikembangkan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sumenep, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, serta akademisi Universitas Wiraraja. Ketua BEM-KM FEB Universitas Wiraraja, Safini, mengatakan pengembangan ekonomi daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah maupun pelaku usaha, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
“Kami dari BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis menyadari bahwa membangun ekonomi daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah ataupun pelaku usaha, tetapi membutuhkan keterlibatan kita semua. Karena itu, kegiatan ini kami buka untuk umum agar dapat menjadi ruang bertukar wawasan, pengalaman, dan gagasan antara mahasiswa, akademisi, pelaku UMKM, masyarakat, maupun pihak-pihak lainnya,” kata Safini.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Pilar Integrasi Ekonomi, Moh. Ifan Wahyudi, berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai forum diskusi, tetapi dapat memberikan wawasan yang bisa diterapkan peserta dalam melihat dan mengembangkan potensi ekonomi di lingkungan sekitar.
“Harapannya kegiatan ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga dapat memberikan wawasan yang dapat diterapkan oleh peserta dalam melihat dan mengembangkan potensi ekonomi di lingkungan sekitar,” ujar Moh. Ifan.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak memahami keterkaitan antara sektor pariwisata dan UMKM. Pengembangan pariwisata dapat membuka peluang pasar bagi produk UMKM lokal, sementara UMKM dapat menjadi bagian dari penguatan ekonomi di sekitar destinasi wisata. Pilar Integrasi Ekonomi diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi antarpihak dalam mengembangkan potensi ekonomi Kabupaten Sumenep.
(Yulianda N.A)

Social Header