Garut,(Indo pers.co.id).-
Program Repivitalisasi merupakan Program strategis kementerian (2025–2029) sehingga Pasilitas Sarana dan prasarana sangat membantu kenyamanan Anak dan guru dalam Kegiatan Belajar Mengajar. program penerima pasilitas di revitalisasi sekolah yang tua(Termakan Usia)di wilayah pendidikan Kecamatan Cibatu,Kabupaten Garut.
Dalam kunjungan Kabid SD Dinas pendidikan kabupaten Garut, didampingi Koorwas Pendidikan Kecamatan Cibatu (Asep Sudrajat M.Pd) monitoring Sekolah pembangunan Repivitalisasi.
Mekanisme Usulan Sekolah yang belum terakomodasi pada 2025 akan diusulkan secara bertahap pada 2026 berdasarkan skala prioritas dan tingkat kerusakan. Langkah strategis kementerian pendidikan untuk perluasan akses dan peningkatan kualitas layanan pendidikan. Khusus untuk tahun 2026, di Kecamatan Cibatu sendiri Sedang proses pembangunan sebanyak 4 sekolah yang menerima bantuan revitalisasi,"katanya
Lebih lanjut, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas perhatian pemerintah pusat yang telah menurunkan program ini ke daerah. Menurutnya, keberadaan program revitalisasi ini sangatlah krusial, mengingat selama ini pemeliharaan bangunan sekolah sangat terbatas jika hanya mengandalkan kemampuan anggaran daerah.
"Kami sangat berterima kasih sekali kepada pemerintah pusat atas program revitalisasi ini. Memang kondisi sekolah-sekolah dasar kami sangat membutuhkan dukungan besar, terutama secara fisik bangunan yang sudah menua sehingga butuh mendapat perbaikan. Kalau hanya mengandalkan kekuatan anggaran Pemerintah Daerah Garut sendiri, kami sangat terbatas.
Kabid SD Dinas Pendidikan Kabupaten Garut menyampaikan bahwa program revitalisasi ini direncanakan berlangsung secara bertahap dalam kurun waktu 2025 hingga 2029. Sekolah-sekolah yang belum mendapatkan kesempatan pada tahun berjalan akan terus diusulkan pada periode-periode selanjutnya, dengan penentuan prioritas berdasarkan tingkat kerusakan dan kebutuhan yang mendesak.
"Program ini berjalan bertahap dari tahun 2025 hingga 2029. Kami pun terus memantau dan mengusulkan jika ada penambahan kuota, dengan menetapkan prioritas berdasarkan kondisi kerusakan yang paling mendesak.Ai saddiyah menambahkan bagi Penerima manfaat diharapkan tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki rasa memiliki untuk memelihara pembangunan yang telah diberikan pemerintah.pungkasnya
(Ayi Ahmad)


Social Header