INDO PERS COM
– Suasana sejuk Kabupaten Purwakarta pagi ini terasa lebih hangat dari biasanya. Di balik kemegahan dan tata kota yang tertata rapi, terselip sebuah pemandangan yang menyejukkan hati di sudut pasar tradisional. Dua sosok berseragam berbeda tampak asyik berbincang sambil sesekali membantu warga yang melintas.
Mereka adalah Pak Mamat, seorang anggota TNI, yang terlihat begitu akrab dengan rekannya dari jajaran Polri. Pemandangan ini seolah menegaskan bahwa jargon "TNI-Polri Solid" bukan sekadar kata-kata di spanduk, melainkan urat nadi kehidupan di tanah Purwakarta.
Bukan Sekadar Tugas, Tapi Tentang Rasa
Persahabatan antara Pak Mamat dan rekan kepolisiannya ini mencerminkan semangat Purwakarta Istimewa. Di mana sinergi tidak hanya dibangun di atas meja rapat, tetapi dijalin erat di tengah-tengah masyarakat.
"Kami ini sudah seperti saudara. Kalau di lapangan, baju boleh beda warna, tapi tujuannya satu: memastikan warga Purwakarta tidur nyenyak dan merasa aman," ujar Pak Mamat sembari tersenyum ramah.
Dukungan Masyarakat
Keakraban ini menuai banyak pujian dari warga lokal. Ibu Siti, salah satu pedagang di sekitar lokasi, mengaku merasa lebih tenang saat melihat anggota TNI dan Polri berjalan beriringan dengan penuh tawa.
Keamanan Terjamin: Kehadiran mereka memberikan rasa aman bagi pelaku usaha.
Humanis: Pendekatan yang dilakukan jauh dari kesan kaku, sehingga warga tak sungkan untuk menyapa.
Gotong Royong: Mereka seringkali turun langsung membantu kegiatan sosial di desa-desa.
Menjaga Tradisi Sinergitas
Kapolres dan Dandim setempat dalam berbagai kesempatan selalu menekankan bahwa keharmonisan antara anggota di lapangan, seperti yang ditunjukkan Pak Mamat, adalah kunci stabilitas Jawa Barat, khususnya di Purwakarta.
Dalam balutan semangat persaudaraan, Purwakarta membuktikan bahwa kekuatan terbesar bangsa ini terletak pada persatuan para penjaganya. Persahabatan mitra TNI dan Polri ini menjadi kado indah bagi masyarakat yang merindukan kedamaian dan ketertiban.
Purwakarta memang istimewa, bukan hanya karena tempatnya, tapi karena orang-orang di dalamnya yang saling menjaga.(
Jurnalis Purwakarta 6 pebuari 2026) mustopa


Social Footer