Sulawesi Selatan – Sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi, profesionalisme, dan pemahaman etika jurnalistik, Perserikatan Jurnalis Siber Indonesia (PERJOSI) menggelar Pelatihan Jurnalis Tingkat Sulawesi Selatan (Sulsel) Gelombang I.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis PERJOSI dalam memperkuat kapasitas wartawan, khususnya jurnalis siber, agar mampu menjalankan tugas secara profesional, berimbang, serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Pelatihan yang diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan ini menghadirkan pemateri berpengalaman di bidang jurnalistik, hukum pers, dan literasi digital. Materi yang diberikan meliputi dasar-dasar jurnalistik, teknik penulisan berita yang akurat dan berimbang, verifikasi informasi, hingga pemahaman tentang Undang-Undang Pers dan etika profesi.
Ketua panitia pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen PERJOSI dalam mencetak jurnalis yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan tanggung jawab moral dalam menyajikan informasi kepada publik.
“Di era digital saat ini, tantangan jurnalis semakin kompleks. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas dan pemahaman etika menjadi hal yang sangat penting agar produk jurnalistik tetap kredibel dan dipercaya masyarakat,” ujarnya.
Selain sesi materi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif dan praktik penulisan berita, sehingga peserta dapat langsung mengaplikasikan teori yang telah diterima.
Melalui Pelatihan Jurnalis Tingkat Sulsel Gelombang I ini, PERJOSI berharap dapat melahirkan insan pers yang profesional, berintegritas, serta mampu berkontribusi dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan bertanggung jawab di Sulawesi Selatan.


Social Footer