PAMEKASAN, — Malam penutupan sekaligus penyerahan hadiah Lomba Karaoke Se-Madura berlangsung meriah di Desa Prekbun, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, pada Sabtu (5/7/2026). Acara yang digelar dalam rangka peringatan HUT RI ke-81 ini menjadi momen istimewa bagi dunia seni musik dangdut di tanah Madura.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Pademawu HASIIMUDDlN. S.pd.M.pd.
beserta jajaran, serta Kapolsek Pademawu, IPTU SUTIKNO, S.H., M.M. yang menunjukkan dukungan penuh pemerintah setempat terhadap pengembangan potensi masyarakat.
Kehadiran Camat baru Pademawu menjadi bukti nyata komitmen pemerintah untuk mendukung sepenuhnya acara yang positif dan bermanfaat bagi warga.
Patut diberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Indarto Wijaya, selaku penyelenggara dan ketua Putra Arudam. Melalui acara ini, Indarto membuka peluang luas bagi para penyanyi, khususnya yang ada di Madura, untuk menyalurkan bakat dan meraih mimpi.
Kiprahnya telah banyak memberikan sarana, motivasi, serta berniat memunculkan bibit-bibit penyanyi yang bertalenta di bumi Madura.
Para pemenang Lomba Karaoke Dangdut Se-Madura yang berhasil meraih prestasi adalah: Juara 1 diraih Fachrizal dari Sumenep, Juara 2 Fajrin dari Pademawu, dan Juara 3 jatuh kepada Jelita dari Sumenep. Sementara itu, Juara Harapan 1 diraih Asep dari Galis Pamekasan, Harapan 2 Faisal dari Pamekasan, Harapan 3 Meidy dari Sampang, dan Juara Favorit dimenangkan oleh Aulia Putri dari Sampang.
Penilaian berlangsung objektif dan profesional di bawah pengawasan lima dewan juri yang kompeten, yaitu Imron Sadewo, Erni Armindi, Yanti Mala, Santi Ekawati, dan Halli Alfero. Keputusan yang diambil dinilai sangat jeli dan mencerminkan kualitas peserta secara menyeluruh.
Dalam sambutannya, juri Imron Sadewo menyampaikan harapannya agar para penyanyi dari Madura dapat menjadi ikon musik dangdut di seluruh Indonesia, baik penyanyi putra maupun putri. Ia berharap Pamekasan dan Madura semakin maju dalam melahirkan calon-calon bintang dangdut masa depan.
Imron juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta, menyatakan bahwa keberanian tampil tanpa pembina atau pelatih khusus justru menjadi nilai plus yang luar biasa. Modal nekat dan percaya diri adalah bekal utama untuk terus berkembang dan meraih kesuksesan di dunia hiburan.
Ia memprediksi para juara memiliki peluang besar untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi, bahkan hingga tingkat nasional. Beberapa peserta, terutama yang masih muda, telah menunjukkan kualitas suara dan penampilan yang sangat menjanjikan, diprediksi akan menjadi bintang yang bersinar di masa mendatang.
Terhadap penyelenggara, Imron menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam kepada Indarto Wijaya. Menurutnya, sangat jarang ditemui sosok yang selain bekerja sebagai pengabdi negara, masih mau bergerak memfasilitasi musik dangdut hingga menyediakan alat orkes dan studio rekaman sendiri, ujarnya.
Kegiatan ini tidak sekadar lomba, melainkan wadah nyata untuk menyaring, membina, dan memajukan potensi seni masyarakat Madura. Semoga langkah yang telah dirintis oleh Indarto Wijaya dan tim Putra Arudam dapat terus berlanjut serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi bagi kemajuan dunia seni di Madura.
Dengan berakhirnya acara ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kreativitas masyarakat semakin terjaga. Lomba karaoke ini bukan hanya ajang kompetisi, melainkan bukti bahwa Madura kaya akan talenta yang siap bersaing di panggung yang lebih luas.
( )


Social Footer