Breaking News

Pemberian Remisi Warga Binaan Pemasyarakatan diLapas Kelas IIA Garut Dalam Rangka HUT ke-81 RI tahun 2026.



Garut,(Indo pers.co.id).- Acara Kegiatan Sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan disampaikan Bupati Kabupaten Garut saat ini adalah Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU.

Menyampaikan dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026. Dan pemberian remisi umum bagi narapidana serta pengurangan masa pidana bagi anak binaan.Makna Kemerdekaan Momentum untuk meneguhkan komitmen terhadap cita-cita pendiri bangsa sesuai UUD 1945, yaitu melindungi segenap bangsa, memajukan kesejahteraan, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

 "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur" yang menjadi landasan moral sistem pemasyarakatan.


Kegiatan pemberian Remisi Umum dalam Rangka HUT ke 81 Republik Indonesia di Lapas Kelas IIA Garut,dihadiri Bupati Garut, sekda Garut,Ketua DPRD Garut,Kejaksaan negeri Garut,Kepala imigrasi Kab Garut,Kapolres Garut,Danrem Garut,Dadenpom Garut,Kepala BNNK Garut,Kepala  Kemenag MUI Garut,Kapolsek Banyuresmi,Kepala Bapas ,Kepala Rutan kelas IIB Garut,dan para petugas pemasyarakatan lainnya.Senin 17/08/2026.Di halaman Gazebo lapas Garut.



Implementasi Pilar mewujudkan

Kedaulatan antalain Penegakan hukum yang konsisten dan pemenuhan hak warga binaan tanpa diskriminasi.

Maka Keadilan yang diberikan  penghargaan melalui remisi bagi narapidana yang menunjukkan perubahan perilaku dan kepatuhan selama pembinaan.

Keberhasilan dalam pembinaan Pemasyarakatan  Mendorong reintegrasi sosial agar mantan narapidana dapat kembali berkontribusi di masyarakat melalui pekerjaan dan kehidupan yang bermartabat. Sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial untuk memberikan kesempatan bagi warga binaan memperbaiki kehidupan mereka. tandasnya Bupati Garut.


Kepala Lapas Kelas II A Garut,

Rusdedy, A.Md., A.Md.IP., S.H., M.Si.

 menyampaikan  sambutan dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 NKRI tahun 2026) di Lapas Kelas II A Garut. Fokus utama adalah pemberian remisi umum kepada warga binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif.Data Penghuni: Per 16 Agustus 2026, terdapat 645 penghuni (641 narapidana dan 4 tahanan).

Statistik Remisi ke Sebanyak 503 narapidana (78% dari total penghuni) diusulkan mendapat remisi.

Remisi Umum I (Pengurangan Masa Pidana): 502 orang, dengan besaran variatif antara 1 hingga 6 bulan.

Remisi Umum II (Langsung Bebas): 1 orang (mendapat pengurangan 3 bulan).


Surat Keputusan (SK) Remisi Pemerintah dengan Dokumen ini merupakan petikan Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Nomor Pas-1453, 1454, dan 1455.PK.05.03 Tahun 2026 mengenai pemberian Remisi Umum (RU) tahun 2026 bagi narapidana dan pengurangan masa pidana bagi anak binaan di Lapas Kelas IIA Garut, Kantor Wilayah Jawa Barat.


Pemberian remisi umum tahunan yang ditetapkan di Jakarta pada 17 Agustus 2026.Pejabat Penandatangan: Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Dr. Anes Masudi, atas nama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Keputusan berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan klausul perbaikan jika terdapat kekeliruan di masa mendatang.Daftar Penerima Remisi (Lapas Kelas II Garut):

RU 1 Bulan: 99 orang (termasuk Aa Kurniawan dan Zuan Sopian).

RU 2 Bulan: 79 orang (termasuk Asukarsa dan Chandra Siswanto).

RU 3 Bulan: 133 orang (termasuk Aan Muhammad Syukur dan Suro Arif Wibowo).

RU 4 Bulan: 105 orang (termasuk Abdul Aziz dan Taufik Pernama).

RU 5 Bulan: 66 orang (termasuk Abdul Latif dan Tatta Agus Komara).

RU 6 Bulan: 20 orang (termasuk Ade Nursin dan Riswan Ginanjar Setiadi).

Remisi Umum 2 (Langsung Bebas): Termasuk Asep Aan Hairuman dengan besaran remisi 3 bulan.

 

Dampak Finansial Pemberian remisi ini, memberikan penghematan anggaran biaya makan negara sebesar Rp1.009.140.000.

Maka Keberhasilan proses remisi didukung oleh sinergi antar-stakeholder dan penggunaan sistem database pemasyarakatan yang transparan serta akuntabel oleh petugas Lapas Kelas IIA Garut. Sehingga mendapatkan keberhasilan penurunan Remisi diberikan sebagai penghargaan atas itikad baik warga binaan sekaligus upaya efisiensi anggaran n


Type and hit Enter to search

Close