Breaking News

KAPERWIL INDOPERS KALBAR: PEMDA HARUS TERBUKA, PEMBANGUNAN SINTANG HARUS MERATA TANPA ANAK TIRIKAN


SINTANG, http://indopers.co.id –2026- Toleransi antar suku dan umat beragama disebut sebagai rumus utama kemajuan bangsa. Namun toleransi itu harus diiringi dengan keterbukaan dan keadilan dari pemerintah dalam membangun daerah.

Hal tersebut disampaikan Kaperwil Kalbar Media http://Indopers.co.id, Stephanus Suwarjo di Sintang, Senin  17 Agustus 2026 di rumahnya Desa Sungai Ana Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang.

Rumus bangsa maju adalah toleransi antar suku dan umat beragama. Kalau kita sudah saling menghargai, saling tolong, maka pembangunan akan lebih mudah dan cepat. Tanpa toleransi, pembangunan sebesar apapun akan sia-sia, ujarnya.

Pemerintah Harus Terbuka Stephanus menekankan, selain masyarakat yang harus bertoleransi, pemerintah daerah juga punya tanggung jawab besar untuk bersikap terbuka dan adil.

Untuk itu diharapkan juga agar pemerintah daerah terbuka, jangan ada yang ditutupi dan dibedakan dalam membangun Sintang. Semua kecamatan harus dibangun merata, tidak ada yang dianak tirikan. Baik yang di kota maupun di pelosok, tegasnya.

Menurutnya, keterbukaan informasi terkait anggaran dan realisasi proyek adalah bentuk nyata toleransi pemerintah kepada seluruh masyarakat Sintang.

Stephanus menyatakan awak media dan Lembaga Swadaya Masyarakat siap bergandengan tangan dengan pemerintah membangun Sintang.

Awak media dan LSM siap bergandengan untuk mengawal pembangunan di Kabupaten Sintang agar tepat sasaran, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,  katanya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, media, LSM, dan masyarakat dapat mencegah kebocoran anggaran serta memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan.

Stephanus menilai Kabupaten Sintang adalah miniatur NKRI. Ada Dayak, Melayu, Jawa, Tionghoa dll, Ada Islam, Kristen, Katolik, Konghucu dll yang hidup berdampingan selama puluhan tahun.

Di Sintang kita sudah buktikan. Beda suku, beda agama, tapi tetap satu tujuan: membangun Sintang yang maju dan sejahtera. Ini harus terus kita jaga dan rawat bersama, terutama oleh pemerintah, pungkasnya.

Menutup pembicaraan Stephanus mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia yang ke 81, terima kasih atas jasa-jasa para pahlawan yang berjuang dengan cucuran darah sehingga kita dapat menikmati hari ini. MERDEKA.

Tim Redaksi

Type and hit Enter to search

Close