Indo pers,jakarta.
Dewan Pimpinan Pusat Barisan Relawan Jokowi Presiden (DPP BaraJP) menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung dan mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga 2029, serta untuk dua periode selanjutnya.
Pernyataan tersebut disampaikan DPP BaraJP menyikapi situasi dan dinamika yang berkembang di masyarakat setelah munculnya pemberitaan serta video pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, dalam sebuah acara temu relawan di Jakarta beberapa waktu lalu.
BaraJP, yang menyebut dirinya sebagai salah satu organ relawan Jokowi yang telah berdiri sejak 2013, menegaskan bahwa pernyataan Budi Arie Setiadi dalam acara tersebut merupakan pandangan pribadi yang bersangkutan sebagai Ketua Umum Projo.
“Pernyataan Ketua Umum Projo tidak mewakili sikap BaraJP maupun sikap relawan Jokowi lainnya,” demikian sikap DPP BaraJP dalam pernyataannya.
BaraJP menilai setiap organ relawan Jokowi memiliki pemikiran dan pandangan yang beragam dalam menyikapi berbagai persoalan kebangsaan yang berkembang saat ini. Karena itu, pernyataan salah satu organisasi relawan tidak serta-merta dapat dianggap sebagai sikap seluruh organ relawan Jokowi.
DPP BaraJP juga menjelaskan bahwa secara umum pembahasan dalam acara temu relawan tersebut berkaitan dengan perkembangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), terutama setelah Presiden ke-7 RI Joko Widodo menghadiri sejumlah kegiatan konsolidasi PSI di berbagai daerah.
Menurut BaraJP, dalam arahannya kepada para relawan, Joko Widodo justru menekankan pentingnya tetap mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran yang saat ini tengah fokus menjalankan berbagai program untuk kepentingan masyarakat.
Arahan tersebut, menurut BaraJP, sekaligus menjadi bagian penutup dari acara temu relawan tersebut.
Bantah Dikaitkan dengan Isu 27 Agustus
DPP BaraJP juga menyayangkan munculnya narasi-narasi yang dinilai liar dan beredar di berbagai platform media sosial. BaraJP secara tegas mengecam pihak-pihak yang disebutnya sebagai provokator karena mengaitkan organisasi tersebut dengan isu yang berkembang terkait tanggal 27 Agustus.
BaraJP mengimbau seluruh komponen bangsa agar tidak mudah terpancing oleh berbagai narasi yang berpotensi memecah belah persatuan nasional.
“Kami mengimbau seluruh komponen bangsa untuk tetap menjaga dan mempererat persatuan dan kesatuan serta tidak terpancing oleh segala usaha pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan nasional dan yang tidak ingin melihat Indonesia maju,” tegas BaraJP.
DPP BaraJP kembali menegaskan bahwa organisasinya akan terus menjalankan komitmen untuk mendukung dan mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029 dan untuk dua periode selanjutnya.
Pernyataan tersebut ditutup dengan seruan persatuan dan semangat perjuangan organisasi: “Salam Mambara!”(**)




Social Footer