Breaking News

WUJUD DUKUNGAN KETAHANAN PANGAN, BAPAS GARUT KEMBALI GELAR PANEN IKAN NILA


Garut,(Indo pers.co.id).– Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Garut kembali menggelar kegiatan panen ikan nila ,Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Bagian implementasi 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.Dalam giat panen tersebut berlangsung di Area Cafe Bapas Garut, Senin (27/07).

Kegiatan panen melibatkan jajaran pejabat struktural, Aparatur Sipil Negara, Pembimbing Kemasyarakatan serta klien pemasyarakatan yang selama ini terlibat dalam program budidaya ikan nila menggunakan kolam bioflok. Program tersebut merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali klien. Dengan keterampilan produktif sebagai bekal untuk kembali berperan aktif di tengah masyarakat.

Proses panen dipimpin oleh Kepala Subseksi Bimbingan Klien Dewasa (BKD), Hasanal Dimyati, bersama tim Pembimbing Kemasyarakatan. Yang secara rutin melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap pengelolaan budidaya ikan. Dari hasil panen kali ini, Bapas Garut berhasil memanen sekitar 40 kilogram ikan nila, yang merupakan hasil pembesaran benih oleh klien pemasyarakatan melalui proses pembinaan yang berkesinambungan.

Kepala Bapas Kelas II Garut, Dr. Kiki Oditya Hernawarman, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen Bapas Garut. Dalam mendukung program pemerintah sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan bagi klien pemasyarakatan.

"Panen ini bukan sekadar menghasilkan ikan, tetapi juga menghasilkan keterampilan, pengalaman, dan semangat kemandirian bagi klien pemasyarakatan. Melalui program seperti ini, kami ingin membuktikan bahwa pembinaan di Bapas mampu memberikan manfaat nyata, baik bagi klien maupun bagi masyarakat. Sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional," ujar Kiki.

Ia menambahkan bahwa program budidaya ikan bioflok di Area Cafe Bapas akan terus dikembangkan sebagai salah satu media pembinaan. Kemandirian yang berorientasi pada peningkatan kompetensi, produktivitas, dan kesiapan klien untuk kembali menjalani kehidupan yang lebih baik 
Setelah menyelesaikan masa pembimbingannya.

Melalui kegiatan ini, Bapas Kelas II Garut terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan berdampak.Sejalan dengan semangat pemasyarakatan yang mengedepankan pemberdayaan, kemandirian, serta kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional. ( Ayi Ahmad).

Type and hit Enter to search

Close