Breaking News

​Lestarikan Sejarah Walisongo, PWI Laskar Sabilillah

Media Nasional Indo Pers


Sabtu, 18 Juli 2026


Purwakarta Rapatkan Barisan Bersama Tokoh Budaya Siap Bela NKRI dan Agama
​PURWAKARTA, INDO PERS –


 Pengurus Daerah Pejuang Walisongo Indonesia (PWI) Laskar Sabilillah Kabupaten Purwakarta bergerak cepat merapatkan barisan. Dalam sebuah pertemuan strategis yang digelar hari ini, organisasi bentukan para pencinta sejarah Islam Nusantara tersebut mempererat tali silaturahmi dengan para tokoh sejarah dan budayawan lokal demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta marwah agama.



​Langkah taktis ini diambil sebagai komitmen nyata untuk menghidupkan dan melestarikan kembali nilai-nilai luhur serta rekam jejak perjuangan dakwah Walisongo, khususnya di wilayah Kabupaten Purwakarta.


​Pertemuan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus PWI Laskar Sabilillah Purwakarta, 


para kiai, sesepuh, serta para pelaku sejarah dan seni budaya di tanah Pasundan. Sinergi antara elemen pejuang, ulama, dan budayawan ini dinilai sebagai benteng utama dalam menghadapi degradasi moral serta maraknya pengikisan sejarah lokal di era modern.



​Dalam rilis resminya, ditegaskan bahwa gerakan ini merupakan sebuah konsolidasi moral untuk meluruskan dan menghidupkan kembali sanad sejarah Islam Nusantara yang ramah, beradab, dan nasionalis.




​"Kami merapatkan barisan bukan untuk memecah belah, melainkan untuk menyatukan visi yang konkret. PWI Laskar Sabilillah Kabupaten Purwakarta berdiri teguh di garda terdepan untuk membela NKRI dan agama.



 Melalui silaturahmi dengan para tokoh sejarah dan budaya ini, kita ingin memastikan bahwa generasi penerus di Purwakarta tidak kehilangan arah (pareumeun obor) terhadap sejarah perjuangan para pendahulu dan Walisongo," tegas perwakilan pimpinan Laskar Sabilillah Purwakarta.




​Para tokoh sejarah dan budayawan yang hadir menyambut baik konsolidasi ini. Mereka menilai, kehadiran PWI Laskar Sabilillah memberikan energi baru bagi upaya penyelamatan situs-situs bersejarah, pelurusan literasi sejarah perjuangan Islam, serta penguatan rasa cinta tanah air.



​Ada tiga poin utama yang menjadi resolusi dan kesepakatan bersama dalam pertemuan tersebut:
​Penyelarasan Sejarah dan Budaya:



 Berkomitmen menggali, menjaga, dan mempublikasikan sejarah perjuangan para penerus Walisongo secara objektif agar terhindar dari distorsi informasi.
​Kedaulatan NKRI Berlandaskan Agama: Menegaskan bahwa membela negara adalah bagian dari iman (hubbul wathan minal iman), di mana Laskar Sabilillah siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk menjaga kondusivitas wilayah.
​Edukasi Generasi Muda: Menginisiasi kegiatan-kegiatan berbasis kebudayaan, literasi sejarah, dan keagamaan yang edukatif bagi masyarakat luas.
​Dengan solidnya




 barisan PWI Laskar Sabilillah Kabupaten Purwakarta bersama para tokoh adat dan budaya, diharapkan nilai-nilai toleransi, keberanian, dan nasionalisme yang diwariskan oleh para Walisongo dapat terus hidup dan menjadi pilar kokoh dalam menjaga kedaulatan bangsa.



​Isep Somantri, S.H.
 Sabtu, 18 Juli 2026

Type and hit Enter to search

Close