Garut,(Indo pers.co.id).- Kepala sekolah Mengambil langkah pasti dalam mengejar prestasi dan kenyamanan dalam belajar siswa,di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Cibiuk mampu menuai Target utamanya adalah anak-anak didik. Untuk mencapai target tersebut, sistem dan kualitas guru harus diperbaiki terlebih dahulu karena transformasi anak berasal dari guru. Fokus utamanya adalah menjaga kenyamanan belajar siswa.
Target prestasi nomor satu adalah membuktikan kemampuan sekolah di tingkat kabupaten. Saat ini sudah terbukti dengan meraih Juara 1 life skill dan Juara 2 OSN.UnggulanLife skill dikembangkan melalui ekstrakurikuler seperti Pramuka, Paskibra dan memasak ujarnya Kepala Sekolah pada awak Media.Rabu 03/06/2026.
Kenapa Sekolah SMPN 2 Cibiuk unggul Memasak itu dijadikan ikon karena menyesuaikan dengan ciri khas wilayah Cibiuk(Sambal Cibiuk) terkenal di Nusantara.
Bagaimana menyikapi status sekolah yang dianggap tidak diunggulkan (underdog)? Status underdog tidak dianggap sebagai masalah, melainkan peluang. Tujuannya adalah mengubah status tersebut menjadi juara dan bukan pecundang, yang telah dibuktikan dengan raihan prestasi di tingkat kabupaten.
Komunikasi Membangun kolaborasi di lingkungan sekolah harus didasari oleh komunikasi yang baik, termasuk menyediakan fasilitas khusus (seperti area merokok/ngopi) agar tamu atau media tidak mengganggu area belajar siswa.
Perbaikan kualitas siswa tidak bisa dilepaskan dari perbaikan kualitas guru. Guru wajib meningkatkan kapasitas diri (IPK) untuk menjamin kenyamanan dan keberhasilan belajar anak.
Kepala Sekolah SMPN 2 Cibiuk Duden Ramdan,S.Ag.,M.M
melangkah Kebijakan yang diambil didasarkan pada hasil membaca situasi dan menganalisis asumsi selama kurang lebih tiga bulan (Maret hingga Juni).
Integritas Lingkungan Sekolah menyampaikan Larangan pihak luar merokok di area sekolah diberlakukan untuk menjaga lingkungan belajar tetap kondusif bagi anak-anak.
Duden Ramdan menambahkan bahwa Meskipun SMPN Cibiuk II sebelumnya dianggap sebagai sekolah underdog, mereka berhasil membuktikan diri dengan meraih prestasi di tingkat kabupaten (Juara 1 life skill dan Juara 2 OSN).
Sekolah melarang pihak luar merokok di area lingkungan Anak Didik( belajar), namun tetap memfasilitasi tempat khusus untuk berkomunikasi dan berkolaborasi agar hubungan dengan media atau tamu tetap terjaga tanpa mengganggu siswa. Pungkasnya (Ayi Ahmad)


Social Footer