Breaking News

ITB Bangun Akses Jalan Wisata Waterfront dan Susun Masterplan Desa Wisata untuk Penanggulangan Kemiskinan di Desa Cijambu


Bandung Barat indopers.co.id 
Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) Institut Teknologi Bandung (ITB) bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Desa Cijambu, dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Cijambu melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat di Desa Cijambu, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat.

Kegiatan yang berlangsung dari Juni 2025 hingga 31 Mei 2026 ini dipimpin oleh Bagas Dwipantara Putra, S.T., M.T., Ph.D., bersama tim yang terdiri dari Dr. Akhmad Gunawan, S.T., M.T., Hanafi Kholifatul Iman, S.T., M.PW.K., Fathurrahman, M.P.W.K., dan Nurul Izzatillah, S.T.

Ketua penyelenggara kegiatan, Bagas Dwipantara Putra, mengatakan bahwa program pengabdian masyarakat ini bertujuan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya warga miskin ekstrem di Desa Cijambu.

"Melalui pembangunan akses jalan menuju kawasan wisata waterfront dan penyusunan masterplan desa wisata, kami berharap dapat membuka peluang ekonomi baru yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Desa Cijambu merupakan salah satu desa di Jawa Barat yang masih memiliki jumlah masyarakat miskin ekstrem cukup tinggi. Berdasarkan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Tahun 2024, terdapat 51 keluarga atau 359 jiwa yang masuk kategori persentil 1.

Kondisi tersebut tercermin dari rendahnya tingkat pendapatan masyarakat, terbatasnya akses terhadap fasilitas dasar, serta minimnya peluang ekonomi lokal. Padahal, Desa Cijambu memiliki potensi alam yang besar, salah satunya sungai yang selama ini dimanfaatkan untuk mendukung sektor pertanian sawah.

Selain berfungsi sebagai sumber pendukung pertanian, sungai tersebut juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata waterfront yang menarik. Namun hingga saat ini, potensi tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan akses menuju lokasi wisata.

Sebagai bentuk intervensi, tim pengabdian masyarakat membangun akses jalan pejalan kaki menuju kawasan sungai serta menyusun masterplan pengembangan Desa Wisata Cijambu agar pembangunan dapat dilakukan secara terarah dan berkelanjutan.

Ketua Pokdarwis Desa Cijambu, Iwan, mengungkapkan bahwa masyarakat sangat terbantu dengan adanya pembangunan akses jalan menuju sungai tersebut.

"Kami merasa sangat terbantu. Jalan yang dibangun memudahkan masyarakat dan petani untuk menuju area sungai sekaligus membuka peluang pengembangan wisata yang dapat meningkatkan pendapatan warga," katanya.

Selain meningkatkan aksesibilitas, kegiatan ini juga dilaksanakan secara partisipatif dan padat karya sehingga memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat miskin ekstrem yang terlibat dalam proses pembangunan.

Dengan adanya dokumen masterplan, Desa Cijambu diharapkan memiliki arah pengembangan wisata yang terencana, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal. Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik kawasan wisata, membuka lapangan usaha baru, serta mendukung upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem di Desa Cijambu.

(Red)

Type and hit Enter to search

Close