PURWAKARTA – Slogan "Purwakarta Istimewa" bukan sekadar kata-kata bagi Mustopa, jurnalis media Indo Pers. Di tengah menjalankan tugas mulianya melakukan kegiatan Lingkungan Desa (Lingdes) di pelosok Jawa Barat, ia membuktikan bahwa dedikasi terhadap profesi jauh lebih kuat daripada kendala teknis di jalanan.
Kejadian bermula saat Mustopa baru saja menyelesaikan agenda liputan di salah satu desa di wilayah Purwakarta. Tanpa diduga, sepeda motor yang menjadi "kuda besi" andalannya tiba-tiba mogok dan mati total di tengah perjalanan.
Perjuangan Menuju Bengkel
Kondisi medan yang jauh dari keramaian tidak membuat nyali Mustopa menciut. Meski posisi bengkel terdekat tergolong lumayan jauh, ia memilih untuk tetap semangat mendorong kendaraannya.
"Biar motor mati, yang penting kegiatan lancar. Ini semua demi menjaga amanah dan membesarkan nama media kita, Indo Pers," ujar Mustopa dengan penuh keyakinan.
Dedikasi Tanpa Batas
Bagi masyarakat yang melihat, aksi ini menjadi cerminan bahwa menjadi seorang kuli tinta bukan hanya soal menulis berita, tapi juga soal ketangguhan mental di lapangan. Panas terik dan lelah tidak dihiraukan demi memastikan informasi dari desa tetap tersampaikan ke publik.
Semangat yang ditunjukkan Mustopa membawa pesan positif bagi rekan sejawat dan masyarakat luas:
Profesionalisme: Tugas adalah prioritas utama.
Kegigihan: Kendala sarana bukan alasan untuk berhenti berkarya.
Optimisme: Menjaga nama baik institusi media di setiap langkah.
Perjalanan liputan di tanah Pasundan ini memang penuh tantangan, namun lewat kejadian ini, Mustopa membuktikan bahwa di balik nama besar Indo Pers, ada insan-insan tangguh yang siap melintasi rintangan demi kemajuan informasi di Indonesia.
Mustopa )


Social Footer