Garut ,(Indo pers.co.id).– Rutan Kelas IIB Garut terus menghadirkan program pembinaan yang positif melalui kegiatan seni tari, salah satunya Tari Saman yang dibawakan oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) perempuan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian yang bertujuan membentuk karakter, meningkatkan rasa percaya diri, serta menumbuhkan nilai kebersamaan di antara warga binaan. Melalui proses latihan yang dijalani, para WBP belajar tentang disiplin, kekompakan, dan kerja sama.
Menariknya, kegiatan seni tari ini dibina langsung oleh peserta magang yang memiliki latar belakang pendidikan seni tari. Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri dalam proses pembinaan, sekaligus menjadi bentuk kolaborasi positif antara generasi muda dan warga binaan.
Gerakan Tari Saman yang selaras dan penuh energi mencerminkan perjalanan mereka dalam berproses menjadi pribadi yang lebih baik. Tidak hanya sebagai bentuk ekspresi seni, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan potensi diri secara positif.
Kepala Rutan Garut, Muchamad Ismail, menyampaikan bahwa pembinaan melalui seni merupakan salah satu pendekatan yang efektif dalam membangun mental dan karakter warga binaan.
“Melalui kegiatan seni tari, kami ingin menumbuhkan rasa percaya diri, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan sebagai bekal bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Dengan adanya pembinaan seperti ini, Rutan Garut berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang humanis dan bermanfaat, guna mendukung proses perubahan warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik dan siap menjalani kehidupan baru di tengah masyarakat.
(Ayi Ahmad)


Social Footer