Breaking News

Kakanwil Ditjenpas Dampingi Sekjen kementerian imipas Dalam Kunjungan Ketahanan Pangan di Lapas Kelas II A Garut.



Garut,(Indo pers.co.id).- Kunjungan Berkaitan dengan Ketahanan pangan  kerja sekjen Kementerian imigrasi dan pemasyarakatan Asep Kurnia di dampingi Kakanwil Jabar Kusnali  ke lapas garut. Sebagai mana yang disarankan oleh Bapak Menteri bahwa produk-produk ketahanan pangan ini harus digunakan paling tidak untuk dalam lapas itu sendiri. 

Hasil pemantauan Sekjent kementrian imipas menyampaikan untuk lapas Kelas IIA Garut dilihat sudah sangat maksimal, sangat bagus, sudah jalan dengan baik. 

Sekjen kementerian imipas menambahkan ketika ada Ayam pedaging dan peternakan ayam petelur, itu lapas  tidak beli dari luar.
Dapat memproduksi sendiri, dengan memproduksi sendiri bisa mempekerjakan warga binaan, pemasarakatan yang ada di dalam. Sehingga Mempekerjakan warga binaan artinya dia juga akan mendapatkan premi dari kegiatan tersebut. 

Proses pengolahan Jadi selain dia di petelornya sendiri, di pakannya pun dia dapat.katanya

Menurut Beliau penasaran tadi, Alhamdulillah juga ada satu telur isinya dua kuningnya gitu ya. Jadi saya pecahkan dua, dapat tiga kuningnya. Dan sangat pres, dan tidak terlalu besar telurnya, tidak juga terlalu kecil. Jadi sangat enak sekali untuk dikonsumsi, karena saya memang hari-hari makan telur. 


Jadi kebetulan saya ngajak ke sini, ngajak teman-teman dari Biro, dari Pusat, dari Direktur di tingkat Pusat untuk sama-sama mendukung program ketahanan yang digagas oleh Bapak Menteri, yang diselenggarakan di Lapas, di Rutan, atau di kantor imigrasi yang bisa menghasilkan paling tidak untuk bisa kepentingan di lingkungannya Lapas sendiri.

Sekjen Kementerian imigrasi dan pemasyarakatan disaksikan Kakanwil Ditjenpas beserta para biro dari pusat menurutnya Pak Kalapas Rusdedy di sini sangat luar biasa, sangat care, penuh dengan dedikasi. Sehingga saya sampaikan bahwa Pak Kalapas ini adalah merupakan salah satu role model di jajaran pemasarakatan yang bisa.dijadikan rujukan karena selama ini juga banyak kalapas-kalapas yang saya minta untuk bisa berkunjung ke Garut .
Bagaimana mengelola ketahanan pangan atau manajemennya ketahanan pangan karena itu tidak mudah untuk bisa dibanding ke Garut saya pikir kalapas Garut sudah jauh lebih baik dan bisa dijadikan sebagai rujukan.

 pelaksanaan Tusi bagaimana menjaga kondisi ketertiban dan keamanan di Lapas Garut. Selain itu juga dalam proses pembinaannya kita juga bagaimana bisa memberdayakan warga binaan sehingga warga binaan ketika nanti keluar dia memiliki keahlian dan juga memperoleh sedikit penghasilan. Sehingga paling tidak setelah dia keluar nanti itu akanLebih bermanfaat lagi terutama untuk keluarganya. Pungkasnya.(Ayi Ahmad).

Type and hit Enter to search

Close