Breaking News

KLARIFIKASI: Dandim 1426/Takalar Bantah Keras Isu Potongan Fee 20% Proyek Koperasi Merah Putih


TAKALAR – Komandan Kodim (Dandim) 1426/Takalar, Letkol Inf Anton Timotius Milala, S.E., M.I.P. memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang beredar mengenai dugaan permintaan "fee" sebesar 20 persen dalam proyek pembangunan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Takalar. Dalam keterangannya, Letkol Inf Anton Timotius Milala secara tegas menyatakan bahwa isu tersebut tidak berdasar dan merupakan informasi yang menyesatkan.

Poin-Poin Klarifikasi:

Dandim 1426/Takalar menyatakan tidak pernah ada instruksi, permintaan, maupun penerimaan uang dalam bentuk "fee" atau potongan anggaran sebesar 20% (senilai Rp200 juta) dari total anggaran proyek Rp1,1 miliar tersebut.

Pihak Kodim menyayangkan adanya klaim dari oknum subkontraktor anonim yang melempar tuduhan tanpa bukti konkret. Dandim justru mempertanyakan validitas dan motif di balik penyebaran isu yang mencatut nama institusi tersebut.

Letkol Inf Anton menegaskan bahwa Kodim 1426/Takalar senantiasa menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tugas dan pengawasan pembangunan di wilayahnya.

Masyarakat diminta untuk tidak mudah terprovokasi oleh spekulasi liar yang belum terbukti kebenarannya. Pihak Kodim terbuka untuk koordinasi yang sehat guna mencegah terjadinya disinformasi yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi TNI.

"Berita itu sama sekali tidak benar. Kami sangat menyayangkan adanya tudingan sepihak tanpa bukti terbuka. Kami bekerja sesuai aturan dan tetap fokus pada percepatan pembangunan demi kepentingan masyarakat Takalar," tegas Letkol Inf Anton Timotius Milala, S.E., M.I.P. Kamis (16/4/2026).

Saat ini, proyek pembangunan 49 unit KDKMP di Takalar terus dipantau progresnya agar selesai tepat waktu sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah pusat. (Pendim1426)

Type and hit Enter to search

Close