Breaking News

Kegiatan Air Mancur Sribaduga- Menyerap Anggaran Miliaran Rupiah Menjadi Sorotan Ketua AWPI Purwakarta


Purwakarta- INDOPRES,CO,ID// Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia ( AWPI) Kabupaten Purwakarta yang diketuai oleh Ramaldi kegiatan Air Mancur Sribaduga Yang di Sidbul mengeluarkan anggaran sampai miliaran rupiah, menjadi sorotan ketua AWPI

 Pertunjukan tersebut dibuka oleh Bupati Purwakarta, Om Zein sekitar jam 20,wib malam  di taman Sidbul, yang beralamat,Jalan, K,K,Singawinata No,73 Kelurahan NagriKidul Kecamatan Purwakarta Kabupaten Purwakarta,Jawa Barat, Minggu (5/4/2026)

Operasional pertunjukan Air Mancur Sribaduga memang tidak murah  Ramaldi menyebut biayanya cukup mahal bisa mencapai perkiraan sekitaran Rp 2 miliar sampai Rp 3 miliar biaya itu meliputi listrik, pompa air, perawatan lampu,dan sistim musik,serta pengamanan atau pengatur penonton,katanya 

Ramaldi mengatakan baru saja masyarakat Purwakarta melewati Lebaran Idul Fitri yang telah mengeluarkan biaya untuk membeli pakaian,celana, sepatu dan kebutuhan lain-lain,ucapnya 

 Disaat jaman semangkin sulit mencari uang Om Zein kembali menggelar  Air Mancur Sribaduga di Sidbul yang menganggarkan biaya operasionalnya  yang cukup besar sampai - sampai mengeluarkan mencapai miliaran rupiah, menjadi sorotan Ramaldi, jalan mulus rakyat ka urus korupsi jalan terus,katanya

Di waktu yang berbeda menurut keterangan salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya, ( pengunjung)  mengatakan kepada awak  media kegiatan ini bentuk salah satu pemborosan anggaran daripada mengeluarkan anggaran sampai miliaran rupiah mending uang tersebut dibagikan kepada masyarakat Purwakarta, atau anggaran tersebut diberikan untuk usaha modal masyarakat,ucapnya 

Air Mancur Sri Baduga sendiri adalah proyek warisan Bupati sebelumnya, Dedi Mulyadi, yang kini dilanjutkan Om Zein sebagai Bupati Purwakarta yang sekarang,

 Setiap sesi pertunjukan bisa menampung sekitar 3.000 penonton di pinggir situ, dan pengunjung cukup banyak sampai harus antre. Untuk menjaga kenyamanan, panitia mengatur sistem tiket (walau tidak dipungut biaya) tapi itu pemborosan anggaran,tegas Ramaldi 

( AS/tim)

Type and hit Enter to search

Close