Breaking News

Musik Tradisional Ul-Daul “Semut Ireng” Kembali Menggema di Tengah Generasi Muda


Musik tradisional Ul-Daul kembali menarik perhatian masyarakat, khususnya generasi muda, melalui penampilan energik kelompok “Semut Ireng”. Saat menjalani latian tadi malam sukses memadukan unsur tradisi dengan sentuhan modern tanpa menghilangkan identitas aslinya.
Ul-Daul merupakan kesenian khas Madura yang identik dengan irama ritmis dari alat musik sederhana seperti kentongan bambu, tong bekas, dan perkusi tradisional lainnya.

Dalam penampilan “Semut Ireng”, musik ini dikemas lebih dinamis dengan koreografi yang atraktif dan penuh semangat.
Ketua kelompok “Semut Ireng” menyampaikan bahwa tujuan utama mereka adalah melestarikan budaya lokal agar tidak tergerus zaman. “Kami ingin menunjukkan bahwa musik tradisional juga bisa keren dan relevan bagi anak muda,” ujarnya.

Penonton yang hadir tampak antusias, bahkan banyak di antaranya ikut menari mengikuti irama khas Ul-Daul. Tidak sedikit pula yang mengabadikan momen tersebut dan membagikannya di media sosial, sehingga pertunjukan ini semakin viral.

Pemerhati budaya menilai kebangkitan Ul-Daul melalui kelompok seperti “Semut Ireng” menjadi angin segar bagi pelestarian seni tradisional. Dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat dinilai penting untuk menjaga eksistensi kesenian ini.
Dengan kreativitas dan inovasi yang terus berkembang, musik Ul-Daul diyakini mampu bertahan dan menjadi salah satu ikon budaya yang membanggakan, tidak hanya di Madura, tetapi juga di kancah nasional.

( Yetno )

Type and hit Enter to search

Close