Merak, Banten, Keresahan masyarakat mencuat laporan publik terkait dugaan aktivitas oknum premanisme yang beroperasi di kawasan Terminal Terpadu Merak.
Oknum yang tidak memiliki identitas jelas tersebut diduga berkedok sebagai penyedia jasa travel ilegal, dengan indikasi melakukan pemaksaan terhadap pemudik serta menetapkan tarif perjalanan yang tinggi dan tidak wajar.
Sejumlah warga menyebutkan bahwa aktivitas tersebut dinilai mengganggu ketertiban umum, khususnya di area terminal yang menjadi pusat mobilitas pemudik.
Menurut keterangan salah satu warga Banten berinisial Y, oknum tersebut kerap menimbulkan kegaduhan, terutama pada malam hari.
Mereka jugadiduga mengganggu fasilitas umum dan aset milik pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), seperti warung makan serta penjualan tiket ferry milik w
Warga setempat.
“Setiap malam mereka membuat keributan dan meresahkan.
Bahkan aset usaha kecil seperti warung makan juga terdampak,” ujar Y kepada awak media.
Dari hasil himpunan informasi di lapangan, jumlah oknum yang diduga terlibat diperkirakan sekitar 15 orang.
Mereka sering terlihat berkumpul di area parkir Terminal Terpadu Merak, tepatnya di bawah pepohonan sekitar lokasi.
Masyarakat juga menyoroti belum adanya tindakan tegas dari pihak berwenang, baik aparat kepolisian maupun pihak pengelola terkait.
Padahal, keresahan ini disebut telah diketahui oleh pemudik, pedagang, hingga awak media yang melakukan peliputan di lokasi.
Seorang pemudik berinisial T mengungkapkan rasa ketidaknyamanannya saat berada di kawasan tersebut.
“Kami masih merasa kurang aman dan nyaman.
Oknum seperti ini masih berkeliaran di sekitar terminal dan pelabuhan.
Kami berharap perjalanan bisa lebih aman dan kondusif,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, keberadaan sejumlah oknum tanpa identitas tersebut memang terlihat di beberapa titik kawasan Merak.
Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan gangguan keamanan serta ketertiban bagi masyarakat, khususnya para pemudik.
Pihak terkait diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk menertibkan situasi serta memastikan keamanan dan kenyamanan publik di kawasan strategis tersebut.
(H.R)


Social Footer