Breaking News

Diduga Oknum Pimpinan Perusahaan Abaikan Pelayanan Publik, Picu Keresahan di Bakauheni*



Bakauheni,
Sorotan awak media online mengungkap dugaan adanya oknum pimpinan perusahaan berinisial T.P yang dinilai tidak optimal dalam menjalankan fungsi pelayanan publik.

 Oknum tersebut juga diduga kurang bersinergi dengan insan pers dalam menjalankan aktivitas komunikasi dan keterbukaan informasi.
Berdasarkan penelusuran, kinerja oknum pimpinan tersebut disebut lebih cenderung mengalihkan informasi yang seharusnya menjadi konsumsi publik.

 Kondisi ini menimbulkan ketidaknyamanan, terutama bagi pihak media yang berupaya menjalin komunikasi dan silaturahmi dalam rangka mendukung pelayanan publik yang transparan.


Sikap tidak sinergis tersebut dinilai berpotensi menimbulkan dampak serius, khususnya di lingkungan pelabuhan seperti PT ASDP Indonesia Ferry di kawasan Pelabuhan Bakauheni. 

Kurangnya koordinasi antar pimpinan dan instansi terkait berdampakpada berbagai aspek pelayanan.


Beberapa dampak yang dikhawatirkan antara lain:
Kemacetan arus penyeberangan, akibat ketidaksinkronan pengaturan jadwal kapal dan manajemen antrean, terutama saat periode padat seperti arus mudik.


Penurunan kualitas pelayanan publik, karena lambatnya respons terhadap situasi di lapangan.


Ketidakpastian regulasi, yang membingungkan petugas maupun pengguna jasa.


Gangguan keamanan dan keselamatan, apabila standar operasional prosedur (SOP) tidak dijalankan secara konsisten.


Menurunnya citra perusahaan, akibat lemahnya koordinasi di tingkat pimpinan.


Sejumlah keluhan dari masyarakat, khususnya penumpang kapal penyeberangan, juga ramai disuarakan melalui media sosial. Namun hingga kini, dinilai belum ada langkah pembenahan yang signifikan terhadap permasalahan tersebut.


Lembaga seperti Ombudsman Republik Indonesia memiliki kewenangan untuk menerima laporan masyarakat terkait dugaan maladministrasi dalam pelayanan publik.

 Sanksi dapat diberikan mulai dari teguran tertulis hingga tindakan hukum apabila ditemukan pelanggaran serius.


Buruknya pelayanan publik juga dapat berdampak luas, antara lain menurunkan kepercayaan masyarakat, membuka peluang praktik pungutan liar, hingga menghambat pemenuhan hak-hak dasar warga negara.


Oleh karena itu, seluruh jajaran pimpinan di Pelabuhan Bakauheni diharapkan dapat meningkatkan sinergi dan kolaborasi guna memastikan pelayanan publik berjalan optimal, transparan, dan profesional.

Harapan publik dari berbagai kalangan penumpang kapal yang dihimpun oleh awak media online perlu mendekatkan diri kepada masyarakat yg menggunakan jasa kapal Ferry untuk pelayanan yang merespon tanggap bijak  agar nyaman,tentram dan dapat dinilai cukup antusias,bersinergi baik 

Jejak oknum pimpinan pelabuhan Bakauheni inisial T.P diduga tidak brsinergi dengan awak media kinerja pelayanannya dengan tidak nyaman sorotan kinerja. 
(H.R)

Type and hit Enter to search

Close