Jakarta,
Sejumlah penumpang mengeluhkan kondisi fasilitas tempat duduk pada bus Arimbi jurusan Merak–Kalideres yang diduga mengalami kerusakan dan robek. Kondisi tersebut dinilai mengurangi kenyamanan dan menimbulkan kekhawatiran bagi para pengguna transportasi umum.
Keluhan tersebut muncul setelah salah satu penumpang berinisial JH menemukan kursi penumpang yang rusak saat berada di dalam bus pada Selasa malam (10/3/2026) sekitar pukul 17.33 WIB. Penumpang tersebut juga mendokumentasikan kondisi kursi yang dinilai tidak layak digunakan.
Menurut keterangan penumpang, kerusakan pada kursi tersebut diduga belum dapatkan penangan dan perbaikan
dari pihak pengelola armada bus.
Kondisi kursi yang robek dan rusak dianggap mengganggu kenyamanan serta menimbulkan keresahan bagi penumpang yang menggunakan layanan bus tersebut.
Selain itu, penumpang juga menilai belum terlihat adanya tindakan peneguran atau tindak lanjut dari pihak terkait di Terminal Kalideres terhadap kondisi fasilitas yang rusak tersebut.
Dokumentasi mengenai kerusakan kursi penumpang bus Arimbi jurusan Merak–Kalideres tersebut diketahui oleh tiga orang awak media online yang berada di lokasi dan menyaksikan langsung kondisi di dalam bus.
Dampak Kursi Bus yang Rusak
Kerusakan pada fasilitas tempat duduk bus dapat menimbulkan berbagai dampak, di antaranya:
*Dampak terhadap kenyamanan penumpang*
Posisi duduk menjadi tidak ergonomis akibat busa kempis atau rangka kursi yang rusak.
Mengurangi kenyamanan perjalanan karena kondisi kursi yang robek atau tidak terawat.
2. Risiko kesehatan dan keselamatan
Potensi cedera akibat rangka besi atau bagian tajam yang tersembunyi pada kursi yang robek.
Kursi yang longgar berisiko terlepas saat pengereman mendadak atau kecelakaan.
Robekan pada kursi dapat menjadi tempat berkumpulnya debu dan kuman yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.
*Dampak operasional dan reputasi*
Menurunnya citra operator transportasi publik.
Berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan(11/3/2036).
Secara umum, kondisi fasilitas yang rusak mencerminkan penurunan kualitas pelayanan transportasi publik dan perlu segera ditangani oleh pihak operator.
*Tanggapan Pengelola Terminal*
Kepala Bagian Umum Terminal Bus Merak, Farid, menyampaikan dukungannya terhadap peran media dalam menyampaikan informasi kepada pengelola terminal.
Ia juga menyebut bahwa laporan terkait kerusakan fasilitas kursi penumpang bus Arimbi jurusan Merak–Kalideres telah diterima berdasarkan dokumentasi foto serta keterangan dari awak media yang berada di lokasi.
“Informasi mengenai kerusakan fasilitas kursi penumpang bus Arimbi jurusan Merak–Kalideres yang ditemukan pada 10 Maret 2026 telah kami terima.
Laporan tersebut disertai dokumentasi foto dan diketahui oleh tiga awak media yang berada di lokasi,” ujarnya.
Pihak terkait diharapkan dapat segera melakukan evaluasi dan perbaikan fasilitas demi menjaga kenyamanan serta keselamatan penumpang.
Laporan tersebut disertai dokumentasi foto dan diketahui oleh tiga awak media yang berada di lokasi,” ujarnya.
Pihak terkait diharapkan dapat segera melakukan evaluasi dan perbaikan fasilitas umum.
(H R)


Social Footer