Sumenep, 11 September 2026 Universitas Wiraraja— Rangkaian kegiatan Lomba Asah Kreativitas Sains (AKS) 2026 resmi memasuki tahap akhir melalui pelaksanaan babak final dan awarding yang berlangsung pada 11 September 2026 di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kegiatan ini menjadi puncak dari seluruh rangkaian kompetisi yang sebelumnya telah melewati tahap penyisihan.
Lomba AKS 2026 diikuti oleh peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA. Pada tahap penyisihan, peserta menghadapi soal-soal pilihan ganda sesuai bidang dan jenjang masing-masing. Peserta yang berhasil lolos kemudian melanjutkan ke babak final dengan tantangan yang lebih aplikatif, yaitu Games pintar untuk jenjang SD dan analisis video untuk jenjang SMP dan SMA dan praktikum sains.
Babak final berlangsung dengan penuh antusias dan kompetitif. Para finalis tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dalam memahami konsep sains, tetapi juga mampu menganalisis permasalahan, berpikir kritis, serta menerapkan pengetahuan melalui kegiatan praktikum.
Wakil Rektor III Universitas Wiraraja, Nurdody Zakki, S.E., M.SM., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah menyukseskan kegiatan AKS 2026.
“Kegiatan seperti AKS ini sangat penting untuk menumbuhkan semangat berkompetisi, berpikir kritis, dan mengembangkan kreativitas generasi muda. Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai sebuah perlombaan, tetapi mampu menjadi ruang bagi peserta untuk terus mencintai dan mengembangkan ilmu pengetahuan,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan FKIP Ach. Puniman, S.Pd.I., M.Pd.I Dalam acara penutupan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pendamping, panitia, dan BEM FKIP yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, AKS tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pendidikan yang mendorong peserta untuk berani berpikir, mencoba, berinovasi, dan menyelesaikan persoalan melalui pendekatan ilmiah.
“Kegiatan Asah Kreativitas Sains ini merupakan bagian dari upaya kita membangun budaya akademik sejak dini. Anak-anak dan remaja harus diberikan ruang untuk mengembangkan rasa ingin tahu, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan keberanian untuk berkompetisi secara sehat,” ujar Dekan FKIP Universitas Wiraraja dalam sambutannya.
Dekan juga menegaskan bahwa pengembangan pendidikan sains membutuhkan sinergi antara sekolah, perguruan tinggi, mahasiswa, guru, dan masyarakat. Karena itu, FKIP Universitas Wiraraja terus mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan yang memberikan dampak langsung bagi dunia pendidikan.
Kegiatan AKS menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa FKIP Universitas Wiraraja dalam membangun ekosistem pendidikan yang kreatif dan kompetitif. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya belajar mengelola sebuah kompetisi, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam berorganisasi, berkomunikasi, bekerja sama, serta berinteraksi secara langsung dengan peserta dan pendidik dari berbagai daerah di Madura.
Dekan FKIP berharap kegiatan AKS dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan pada tahun-tahun berikutnya. Cakupan kegiatan diharapkan semakin luas sehingga mampu memberikan kesempatan kepada lebih banyak siswa untuk menunjukkan potensi dan kreativitasnya.
“Jangan berhenti sampai pada kompetisi hari ini. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan mengembangkan kemampuan. Bagi para juara, prestasi ini harus menjadi awal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Bagi seluruh peserta, keberanian untuk mengikuti kompetisi juga merupakan sebuah prestasi,” pesan Dekan FKIP.
Penutupan AKS berlangsung dalam suasana penuh antusiasme. Kegiatan diakhiri dengan apresiasi kepada para peserta dan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan. Semangat kompetisi, kreativitas, dan kebersamaan menjadi bagian penting dari keseluruhan rangkaian kegiatan.
Melalui AKS, FKIP Universitas Wiraraja menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam penguatan pendidikan di Madura. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata peran mahasiswa dalam menghadirkan kegiatan edukatif yang mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, kritis, inovatif, dan berprestasi Sesuai jargon FKIP_OKEI (Optimalkan Kreativitas, Efektivitas, dan Inovasi).
“AKS bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana peserta mendapatkan pengalaman untuk berani berpikir, mencoba, menganalisis, dan menemukan solusi. Semoga pengalaman dalam kompetisi ini dapat menjadi bekal bagi peserta untuk terus berkembang di masa depan,” ungkapnya.»
Ketua BEM FKIP Faelok Faizatun Nisa' menyampaikan bahwa pelaksanaan AKS 2026 merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan kegiatan edukatif dan kompetitif bagi pelajar.
“Kami sangat bangga dapat menjadi bagian dari kegiatan AKS 2026. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan di lingkungan kampus, tetapi juga dapat memberikan ruang belajar dan pengalaman positif bagi generasi muda,” tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pelaksana AKS 2026, Ahmad Danil Fatah, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan hingga tahap final dan awarding.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian AKS 2026 dapat terlaksana dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, khususnya pimpinan universitas dan fakultas, dewan juri, pendamping, panitia, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dengan luar biasa. Semoga AKS 2026 dapat memberikan pengalaman dan kesan positif bagi seluruh peserta,” ujarnya.
Setelah melalui proses penilaian oleh dewan juri, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan awarding atau pemberian penghargaan kepada para pemenang dari masing-masing kategori. Suasana penuh kegembiraan terlihat ketika nama-nama pemenang diumumkan dan menerima penghargaan atas prestasi yang telah diraih.
Puncak kegiatan tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian AKS 2026. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki rasa ingin tahu, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.
Dengan berakhirnya final dan awarding AKS 2026, panitia berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan menjadi agenda yang berkelanjutan sebagai wadah bagi pelajar untuk mengasah kemampuan serta menunjukkan kreativitasnya di bidang sains.
Social Header